Install Maria DB di Windows Server 2012

Install Maria DB di Windows Server 2012

Pertama-tama download Maria DB nya di sini, pilih versi yang diinginkan.

Setelah selesai di download klik dua kali untuk membuka installer. Setelah window installer terbuka klik next untuk memulai instalasi.


Ceklist pada “I accept the terms in the License Agreement” lalu next.


Tentukan lokasi dimana Maria DB akan diinstall, lokasi biarkan default, langsung next saja.


Isikan password root database sesuai keinginan, aktifkan “enable access from remote machine for root user” kemudian next.


Ceklist pada semua option lalu next


Langsung next saja


Klik install untuk memulai installasi



Installasi selesai, klik finish untuk menutup wizard


Untuk test database di client kita menggunakan navicat. Buatlah koneksi baru agar terhubung dengan database. Klik file lalu klik new connection kemudian pilih maria db.


Connection name kita beri nama Test, host isikan dengan ip address server. Port dan username default, lalu di bagian password isi sesuai dengan password pada saat install maria db. Lanjut test koneksi. Jika test koneksi lancar, lanjut ok untuk membuat koneksi.


Jika koneksi yang dibuat sudah benar akan ada kata “connected” di bawah nama koneksi











0 komentar:

Install Web Server IIS di Windows Server 2012

Install Web Server IIS di Windows Server 2012


Pada kesempatan kali ini saya akan post mengenai langkah-langkah install web server IIS di windows server 2012. Langkah pertama buka server manager lalu pilih “add role and features”.


Akan tampil windows seperti gambar di bawah ini, klik next saja.


Pada tab installation type pilih “role-based or feature-based installation”.


Selanjutnya pada menu server selection pilih web server (IIS), add feature yang dibutuhkan oleh web server dengan klik add features.


Selanjutnya next saja untuk beralih ke menu selanjutnya.


Langsung next saja pada feature web server


Pada role services, ceklist pada role seperti gambar di bawah ini. Lalu next.


Pada bagian confirmation klik install untuk memulai instalasi web server.


Tunggu sampai proses intlasi selesai

Setelah proses instalasi web server selesai, klik “close” untuk menutup wizard add role and features.

Installasi web server (IIS) pada windows server 2012 sudah selesai, saatnya test pada client. Buka client kemudian buka internet explorer. Pada url bar ketikan “arip.id” atau ip dari windows server “192.168.0.2”.


oke, sekian toturial dari install web server pada windows server 2012. semoga bermanfaat  










0 komentar:

Install FTP Server di Windows Server 2012

Install FTP Server di Windows Server 2012

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai langkah-langkah instalasi FTP server di Windows Server 2012. Langkah pertama buka server manager pilih ‘dashboard’ kemudian klik “add roles and features”.
Next saja pada menu “before you begin”



 


Selanjutnya pada menu “installation type” pilih “role-based or feature-based installation”, kemudian next

Pada bagian server installation pilih “select a server from the server pool”, kemudian next






Pada bagian “server roles” klik tanda panah pada bagian “web server” cek list pada ftp server, dan ftp extensibility. Setelah itu next
Di bagian feature langsung next saja





Di bagian confirmation klik install untuk memulai instalasi ftp server
Pada bagian result tunggu hingga proses instalasi ftp server selesai







Setelah instalasi selesai klik “close” untuk menutup wizard add roles and features
Setelah proses instalasi selesai, tahap selajutnya adalah konfigurasi ftp server. Klik server manager pilih IIS, kemudian klik kanan pada Server-AD, pilih IIS manager.
 





Setelah IIS manager terbuka klik kanan pada server lalu klik “add FTP Site”
 
Isikan FTP site name sesuai kebutuhan kalian, pada demo ini saya beri nama FTP Server. Buat folder baru di partisi C dengan nama FTP Content, kemudian pada physical path masukan path folder yang baru saja dibuat. Kemudian next




Ip address isikan dengan ip address server kalian port kita gunakan port default ftp. Beri ceklist pada start ftp site automatically, dan pilih no ssl. Lalu next
Selanjutnya di bagian authencation pilih basic agar akses ftp menggunakan user dan password. Setelah itu di bagian authorization allow access to all user, agar semua user bisa menggunakan service ftp. Di bagian permission izinkan user untuk read dan write. Konfigurasi sudah selesai klik finish




Selanjutnya adalah buat rule pada firewall agar ftp bisa digunakan oleh client. Tekan button windows kemudian search windows firewall lalu enter.
Klik pada inbound rule kemudian klik new rule akan tampil windows seperti gambar di bawah. Pilih port lalu next




Pilih tcp protocol, kemudian pilih specific local port isikan dengan port default ftp. Untuk port bisa disesuaikan dengan port yang kalian gunakan. Klik next
Pilih allow the connection lalu next





Ceklist pada semua option, kemudian next
Isikan nama rule sesuai dengan keinginan kalian, di sini saya isikan dengan FTP. Description bisa dikosongkan. Lalu finish





Selanjutnya tinggal test pada client buka browser, pada url bar ketikan ftp://ip address server kalian.







0 komentar:

Setup DHCP server di windows server 2012

Setup DHCP server di windows server 2012

Klik server manager di bagian task bar, “add new role and features”

Next saja pada bagian “before you begin”






pilih role based or feature based installation

Pilih a server from the server pool








Pada bagian server role pilih DHCP server dan add feature yang diperlukan untuk dhcp

Pada window selanjutnya biarkan default dan klik next saja untuk proses selanjutnya








Pada window ini berisi deskripsi singkat mengenai role dhcp, next saja

Di bagian confirmation klik install untuk memulai instalasi








Di bagian result tunggu hinggal proses intalasi role dhcp selesai kemudian klik close untuk menutup wizard add role and features

Setelah proses instalasi selesai klik flag untuk melanjutkan proses instalasi dhcp service, kemudian klik complete DHCP configuration

Pada window selanjutnya berisi deskripsi singkat mengenai DHCP, klik next

Pilih use the following user`s credentials, isikan domain dan user yang digunakan oleh server. Klik commit

Instalasi sudah selesai klik close

Selanjutnya konfigurasi dhcp server dengan cara pilih dhcp pada server manager lalu pilih dhcp manager

Di dhcp manager pilih server dhcp klik kanan pada bagian ipv4 lalu klik new scope

Klik next pada new scope wizard

Pada window ini isikan ip awal dan akhir yang akan didistribusikan untuk client dan juga subnet mask, kemudian next

Isikan ip 192.168.0.1 untuk di exclude, kemudian klik next

Isikan lease time 1 hari agar setelah berganti hari dhcp server akan merelease ip baru untuk client, setelah itu next

Pilih “yes, I want to configure this option now ” untuk menerapkan konfigurasi yang telah dilakukan.

Isikan default gateway agar client bisa terhubung dengan jaringan lain, klik add kemudian next

Gunakan domain dan ip server untuk dns server, lalu next

Pada bagian ini isikan nama server kemudian resolve akan muncul ip dari server kemudian add, setelah itu next untuk ke proses selanjutnya

Setelah itu aktifkan konfigurasi dari dhcp server dengan memilih option yes, setelah itu next

Klik finish untuk mengakhiri konfigurasi

Proses instalasi dan konfigurasi DHCP server telah selesai saatnya test, buka windows 7 klik kanan pada network manager, open network and sharing center. Kemudian change adapter setting klik kanan pada Ethernet pilih properties klik obtain an ip automatically

Untuk cek ip yang didapatkan dari dhcp server bisa dengan cara klik kanan pada “local area connection” pilih status kemudian detail

Selain dari sisi client, ip dhcp yang didapatkan dari dhcp server bisa juga dilihat dari sisi server dengan cara klik pada server manager pilih dhcp lalu klik kanan kemudian pilih dhcp manager

Pada dhcp manager klik panah dekat Server-AD.arip.id, setelah itu klik panah pada IPv4, lalu klik scope, klik pada address leases. Pada bagian itu akan terlihat ip dari client yang terhubung dengan jaringan.


0 komentar: